"Kalau dipanggil kita datang," kata Rahmat kepada detikcom, Rabu (12/5/2010).
Rahmat pun tak bisa memberikan komentar lebih jauh karena belum mendengarkan langsung hasil penyelidikan Komnas HAM tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya selain Kapolres KPPP Tanjung Priok, penanggung jawab utama dalam peristiwa Tanjung Priok berdarah adalah Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto, Walikota Jakarta Utara, dan wakilnya.
Keempatnya dinilai sebagai pejabat tinggi pemberi kebijakan. Sedangkan untuk tingkat pelaksana yakni Kepala Satpol PP, Dandim Jakarta Utara, anggota kepolisian di jajaran Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Utara, dan Polres KP3 Tanjung Priok.
Pada kasus peristiwa Tanjung Priok, sedikitnya ada 3 korban tewas akibat bentrok Satpol PP dengan warga sekitar makam Mbah Priok. Ketiganya berasal dari anggota Satpol PP.
(gus/fay)











































