Usai melakukan aksi brutalnya, pelaku penyerangan bunuh diri. Demikian seperti diberitakan kantor berita resmi China, Xinhua, dan dilansir AFP, Rabu (12/5/2010).
Kejadian berdarah ini setidaknya merupakan penyerangan brutal kelima terhadap anak-anak sekolah dalam kurun waktu kurang dari dua bulan terakhir di China. Sebelumnya di Provinsi Shandong, seorang petani menyerang anak-anak dengan martil hingga melukai mereka. Dalam peristiwa 30 April itu, pria tersebut kemudian bunuh diri dengan membakar dirinya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Maret lalu, seorang eks dokter menikam 8 anak hingga tewas dan melukai lima anak lainnya di Provinsi Fujian. Dokter tersebut kabarnya marah karena berpisah dari kekasihnya. Pria itu telah dihukum mati pada April lalu.
Otoritas China telah mulai menerapkan langkah-langkah untuk memperkuat pengamanan di sekolah-sekolah. Salah satunya dengan meningkatkan patroli polisi di dekat lingkungan sekolah. Juga meningkatkan pengawasan orang-orang yang dikenal mengalami sakit jiwa.
(ita/gah)











































