Guru-guru tersebut mengenakan batik PGRI, mereka mengenakan ikat kepala hitam bertuliskan perwakilan dari daerah masing-masing. Mereka juga membawa spanduk besar berwarna merah bertuliskan 'Tolak penghapusan Ditjen PMPTK'.
Sekjen PGRI menilai penghapusan Ditjen PMPTK sama saja mengabaikan mutu pendidikan. "Penghapusan Ditjen PMPTK sama saja dengan mengabaikan mutu pendidikan. Kami menolak penghapusan Ditjen PMPTK," katanya.
Beberapa guru kemudian ditemui Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan di ruang kerjanya untuk menyampaikan aspirasinya. Demo ini membuat lalu lintas dari Semangi menuju Slipi sedikit tersendat.
Selain ke DPR, guru-guru dari PGRI juga menggelar demonstrasi di depan Kementerian Pendidikan Nasional, Jl Jenderal Sudirman. Demo ini membuat lalu lintas dari Blok M menuju Bundaran HI macet.
(nal/nal)











































