"Karena ini menyangkut pihak ketiga ya, makanya kita minta agar polisi mengusut penjual minuman keras oplosan itu. Mencari sumber penjualnya itu," kata Ketua STPI Darwis Amini kepada detikcom, Rabu (12/5/2010).
Darwis mengatakan, polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi-saksi terkait tewasnya siswa STPI Luis dan William. Pimpinan-pimpinan STPI dan dua siswa yang ikut bersama Luis dan William, Rivanni dan Edi juga sudah diperiksa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak STPI, lanjut Darwis, menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus miras oplosan tersebut kepada polisi. STPI tak mengetahui dimana para siswanya itu pesta miras. Semua informasi diserahkan kepada polisi.
"Kita nggak tahu ya. Yang kira-kira terlibat akan diperiksa semuanya oleh polisi. Kita serahkan sepenuhnya. Saya belum terima laporan informasi dari polisi," ungkapnya.
Sebelumnya dua siswa STPI tewas pada 11 Mei setelah meminum minuman keras oplosan di luar kampus. Keduanya sempat dilarikan ke RS Usada Insani Tangerang. Namun setelah sampai di rumah sakit, nyawa keduanya tidak tertolong lagi.
(gus/fay)











































