Presiden SBY pun berharap agar karakter bangsa tetap diterapkan dalam sistem pendidikan nasional.
"Character building sudah mulai kita lupakan," kata SBY saat memberikan sambutan dalam puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional yang berlangsung di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Selasa (11/5/2010).
"Kadang kurikulum kita sebagian mengena, sebagian belum memenuhi apa yang kita harapkan," tambah SBY.
SBY mengajak kepada para pelaku pendidikan untuk tidak melupakan hal-hal yang berbau basic, dalam pendidikan. Misalkan saja, anak-anak SD harus selamat dari penyakit menular.
"Oleh karena itu harus diajak bagaimana mengatasi penyakit-penyakit menular," ujar SBY.
"Juga hidup hemat energi, harus punya keterampilan, dan dianjurkan berpikir kritis tapi tahu mana-mana yang tepat dan mana-mana yang tidak tepat," imbuhnya.
SBY menambahkan, tidak boleh ada gap antara apa yang didapatkan di dunia pendidikan dengan apa yang terjadi nyata di dunia sehari-hari. Pendidikan yang diberikan, diharapkan mampu menjawab segala tantangan yang dihadapi masyarakat.
(anw/nwk)











































