"Pak Susno sendiri dengan seenaknya memecah-mecah kasus orang. Sekarang dia baru merasakan. Siapa tahu saya bisa satu sel dengan dia," ujar Robert seraya tertawa.
Hal tersebut disampaikan dia sebelum menjalani pemeriksaan di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (11/5/2010). Robert menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus Misbakhun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapa tahu saya bisa belajar dari Jenderal Bintang Tiga itu," tuturnya.
Robert kemudian menerangkan, menurut dia kebijakan bail out yang diputuskan Boediono dan Sri Mulyani sudah benar. Kebijakan tersebut, lanjutnya, Sudah sesuai dengan peraturan hukum dan keadaan saat itu yang memang sedang krisis ekonomi global.
"Kalau tidak bisa terjadi seperti krisis tahun '98," bebernya.
Robert mengatakan, penangkapan dirinya dianggap sewenang-wenang. Robert merasa hingga saat ini terus diperlakukan tidak adil.
"Yang menjadi penangkapan-penangkapan karena Pak JK, Pak Susno yang membesar-besarkan kasus itu. Jadilah kejadian seperti ini," tuturnya.
(nvc/ndr)











































