Dubes AS Eric John dipanggil oleh Kasit setelah Wakil Menlu AS Kurt Campbell mengadakan pertemuan dengan mantan anggota-anggota kabinet Thai Jaturon Chaisaeng, seorang pemimpin demonstran 'kaos merah' dan Noppadon Pattama, mantan menlu Thai yang merupakan penasihat hukum mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra.
Pertemuan yang dilakukan pada Minggu, 2 Mei lalu itu menimbulkan kemarahan pemerintah Thai. Kementerian Luar Negeri Thai menegaskan, kebuntuan politik saat ini antara pemerintah Thai dan demonstran 'kaos merah' merupakan urusan dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Bangkok Post, pertemuan pejabat AS dan kubu pro-Thaksin itu dianggap sebagai dukungan bagi demonstran 'kaos merah'.
Namun kedutaan AS menyatakan, pertemuan itu dimaksudkan untuk mendengarkan pandangan dari semua pohak terkait mengenai rencana PM Abhisit Vejjajiva. Wakil Sekjen Abhisit dan Pjs juru bicara pemerintah Thai Panitan Wattanayagorn juga diundang ke pertemuan itu namun tidak hadir.
Menurut Bangkok Post, dalam pertemuan dengan Kasit, Dubes John menyampaikan pesan dari Campbell bahwa AS 'ada di sini bukan untuk memediasi solusi atau memberikan dukungan untuk hasil tertentu, namun untuk menekankan dukungan AS bagi pemerintah Thailand dan bagi rakyat Thai dalam masa-masa menantang ini".
(ita/gah)











































