"Tadi saya dapat kabar tidak jadi," kata Juru Bicara Wakil Presiden, Yopie Hidayat, kepada detikcom, Senin (10/5/2010).
Menurut Yopie, batalnya kepergian Boediono ke KTT G-15 itu dikarenakan bertepatan dengan rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Singapura dan Malaysia. Sebagai gantinya, SBY mengutus salah satu menteri ke KTT yang akan berlangsung pada 17 Mei itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Undangan ke KTT G-15 sebelumnya disampaikan Presiden Mahmoud Ahmadinejad kepada SBY melalui Menteri Komunikasi dan Informatika Iran, Reza Taghipour Anvari, saat keduanya bertemu.
G-15 didirikan pada pertemuan Puncak Gerakan Non-Blok di Beograd, Yugoslavia, September 1989. Organisasi ini terdiri dari negara-negara dari Asia, Amerika Utara, dan Amerika Selatan. Anggotanya telah meningkat menjadi 18, namun namanya tetap sama.
Negara-negara anggota G-15 itu antara lain Aljazair, Argentina, Brasil, Cili, Kolombia, India, Indonesia, Irak, Jamaika, Nigeria, Kenya, Malaysia, Meksiko, Peru, Senegal, Venezuela, Yugoslavia dan Zimbabwe.
G-15 bertujuan meningkatkan pertumbuhan dan kemakmuran dengan fokus pada kerja sama di antara negara berkembang di bidang investasi, perdagangan, dan teknologi. Menurut informasi, dalam KTT G-15 ke-XIV mendatang, Indonesia akan meningkatkan hubungan dengan Iran termasuk dalam bidang ekonomi.
Nilai perdagangan kedua negara 2009 mencapai US$ 900 juta dan akan ditambah hingga menembus US$ 1 miliar.
(irw/lrn)











































