Kapolri Minta Bareskrim Usut Rekening Pati Rp 95 M

Kapolri Minta Bareskrim Usut Rekening Pati Rp 95 M

- detikNews
Senin, 10 Mei 2010 15:29 WIB
Jakarta - Polri terus mendalami laporan soal dugaan rekening mencurigakan milik perwira tinggi (Pati) senilai Rp 95 miliar. Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) pun sudah meminta agar Bareskrim Polri melakukan pengusutan.

"Sudah diminta ke Kabareskrim, betul enggak Rp 95 Miliar itu," kata Bambang Hendarso, kepada wartawan saat berada di kantor Gubernur Kaltim, Jl Gadjah Mada, Samarinda, Senin (10/05/2010).

Namun Bambang Hendarso merasa heran dengan beredarnya Laporan Hasil Analisis (LHA) yang telah dikantongi Indonesian Corruption Watch (ICW).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Soal rekening itu, LHA itu sangat secret (rahasia) dan tidak boleh keluar," ujar BHD.

Ketika ditanya terkait kabar rekening Rp 95 M itu sebagai dana suksesi menjelang pergantian Kapolri, Bambang enggan menanggapinya.

"Tidak boleh berandai-andai terus menghukum seseorang. Mesti ada klarifikasi dulu. Itu lah yang sedang kita lakukan," tambahnya.

Bambang Hendarso menegaskan, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum terkait data rekening itu.

"Kita tetap koordinasikan dengan satgas. Ada info, kita lidik. Tidak serta merta info jadi sesuatu, sehingga seseorang dalam posisi sebagai apapun," tutupnya.

Sebelumnya ICW dan koalisi LSM mengungkapkan dugaan rekening mencurigakan milik seorang petinggi Polri. Tidak disebutkan siapa pemiliknya hanya saja perwira tinggi itu berbintang dua.
(ndr/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini