Kasus itu berawal ketika Zhao Zuohai terlibat perkelahian berdarah dengan tetangganya. Tetangga itu lalu hilang. 18 Bulan kemudian polisi menemukan tubuh busuk tanpa kepala. Zhao lalu ditangkap polisi kemudian diadili dan dipenjara.
Seperti dilansir BBC, Senin (10/5/2010), 10 tahun kemudian, pria yang diduga dibunuh Zhao pulang ke desa. Ternyata dia dulu minggat karena justru dia yang takut telah membunuh Zho dalam perkelahian berdarah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sistem pengadilan China memang sangat mempertimbangkan pengakuan dari pelaku. Namun hal itu mendorong polisi untuk memaksakan pengakuan lewat ancaman. Pengadilan Tinggi Provinsi Henan lalu menghukum hakim kasus Zhao.
Namun bagi Zhao, nasi sudah menjadi bubur. Nasibnya sudah terlanjur malang. Zhao divonis hukuman mati, tapi lalu diturunkan menjadi 29 tahun penjara. Selama dipenjara, sang istri malah menikah lagi. Anak-anak Zhao pun diadopsi orang lain
(fay/nrl)










































