"Tidak ada jaminan dengan menggaet Ical sebagai ketua harian, koalisi akan berhasil diamankan SBY. Karena dengan Ical menjabat ketua harian, Golkar lebih bebas bergerak," ujar pengamat politik Charta Politica, Arya Fernandes kepada detikcom, Senin (10/5/2010).
Arya menilai, Golkar kini sebagai penentu pendulum politik. Mundurnya Menteri Keuangan Sri Mulyani yang diikuti penunjukkan Ical sebagai ketua harian Sekber Koalisi sebetulnya memberi petunjuk jelas. Bukan hanya PD yang berhasil melunakkan Golkar, tapi sesungguhnya justru PD yang berpeluang tersandera oleh Golkar di parlemen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Golkar memegang peran penting menentukan format dan arah koalisi. Sehingga tak sepenuhnya PD akan sepenuhnya mengendalikan Golkar dan koalisi. Kepentingan Golkar mengendalikan koalisi disinyalir juga terkait dengan target partai warisan Orde Baru ini pada Pemilu 2014 mendatang.
"Golkar sekarang ingin menyiapkan posisi strategis. Target menggeser Boediono saya kira tidak akan dilakukan, karena targetnya hanya menggeser Sri Mulyani dan berikutnya 2014," tandasnya.
(Rez/fay)










































