"Arab Saudi nggak bisa sepihak," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR, Irgan Chairil Mahfidz mengomentari rencana Arab Saudi menghentikan rekrutmen TKI, Minggu (9/5/2010).
Irgan meminta Arab Saudi tidak benar-benar merealisasikan rencana penghentian rekrutmen TKI itu. Sebab penghentian rekrutmen TKI itu akan terkait juga dengan nasib jutaan TKI yang kini bekerja di negara Timur Tengah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasan Arab Saudi menghentikan rekrutmen TKI karena mahalnya biaya untuk merekrut seorang TKI, menurut Irgan, tidaklah tepat. Justru selama ini para TKI tidak mendapatkan upah yang layak. "Bertahun-tahun mereka tidak mengalami gaji dan tidak sesuai upah minimum," katanya.
"Kenapa Saudi yang memiliki kedekatan sesama negara Islam upahnya jauh dari tenaga kerja yang lain," imbuh politisi PPP ini.
Irgan menyarankan, agar pemerintah segera melakukan dialog dan berbicara dengan pemerintah Arab Saudi agar mengurungkan rencana penghentian rekrutmen TKI ini.
"Pemerintah harus segera berdialog dengan Saudi," katanya. (Rez/did)











































