Keputusan ini diambil setelah perusahaan perekrut tenaga kerja Saudi kalah dalam negosiasi gaji dengan perusahaan perekrut TKI dari Indonesia, seperti dilansir dari menafn.com mengutip Arab News, Minggu (9/5/2010).
Sebagai gantinya, agen disarankan merekrut buruh dari negara-negara lain seperti Vietnam, Thailand dan Kamboja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, perusahaan perekrutan juga telah menolak permintaan kenaikan gaji sebesar
SR 375 (Rp 929 ribu) yang diajukan pemerintah Indonesia di bulan April. Mereka mengklaim, total biaya untuk merekrut satu TKI mencapai SR 9.000 (Rp 22,3 juta).
Salah satu investor di perusahaan perekrut TKI Jamas Al-Mofavaz menuturkan jumlah pekerja Indonesia di sana berkisar dari 1,2 juta hingga 1,5 juta jiwa.
"Warga Saudi harus membayar sedikitnya SR 2.500 (Rp 6,1 juta) untuk satu TKI," imbuhnya.
Selain itu, ia juga menambahkan bila 2 tahun lalu gaji bulanan TKI telah naik
dari SR 600 (Rp 1,48 juta) menjadi SR 800 (Rp 1,9 juta). (dip/nrl)











































