Kenapa Partai Oposisi Kurang Didukung Pasca Pansus Century?

Kenapa Partai Oposisi Kurang Didukung Pasca Pansus Century?

- detikNews
Minggu, 09 Mei 2010 15:40 WIB
Kenapa Partai Oposisi Kurang Didukung Pasca Pansus Century?
Jakarta - Partai-partai oposisi cenderung mendapat dukungan lebih rendah ketimbang non oposisi. Mengapa?

Hasil survei LSI mulai Januari hingga April 2010 membuktikan masyarakat tetap percaya pada partai nonoposisi yang dinilai memiliki kinerja yang 'baik'.

"Hasil survei untuk penilaian kinerja DPR cenderung lebih memihak pemerintah (non oposisi) ketimbang partai oposisi. Dimana dukungan terhadap pemerintah 61 persen sedangkan oposisi hanya 58 persen saja," tutur Direktur Eksekutif LSI Dodi Ambardi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut dia sampaikan  dalam konferensi pers 'Insentif Politik Partai Oposisi: Pelajaran dari Kasus Pansus Bank Century' di Kantor LSI Jl Lembang Terusan D-57 Menteng Jakarta Pusat, Minggu (9/5/2010).

Ditambahkan Dodi, penilaian masyarakat terhadap kinerja presiden pun cenderung lebih tinggi ketimbang partai oposisi.

"Dukungan kinerja presiden 'baik' untuk partai nonkoalisi mencapai 88 persen, sedangkan partai oposisi hanya 76 persen saja," imbuhnya.

Menurut Dodi, gap antara partai oposisi dan nonoposisi sudah terjadi dalam waktu yang lama. Oposisi dalam kasus Century dinilai tidak akan mampu merubah gap ini menjadi lebih kecil atau hilang.

"Oposisi yang berarti di tingkat massa kekuatan oposisi harus lebih kredibel dibanding pemerintah di mata pemilih. Termasuk tokoh-tokoh utama di balik oposisi itu. Bila tidak, oposisi tidak akan memiliki nilai politik yang berarti di mata pemilih," paparnya.

Lebih lanjut Dodi menuturkan, oposisi yang digerakkan kekuatan partai yang kurang kredibel di mata pemilih cenderung membunuh eksistensi oposisi.

"Kalau kekuatan partai atau tokoh partainya kurang kredibel, ya pasti kurang diperhatikan pemilih. Makanya yang kita butuhkan oposisi yang kredibel bukan asal oposisi," tandas Dodi.

(dip/anw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini