Keterangan Kedubes Malaysia yang menyebar lewat BBM menyebutkan, ada 165 mahasiswa yang saat ini kuliah di Institut Agama Islam Negeri Ar Raniri, Banda Aceh.
Disebutkan, sebanyak 4 mahasiswa Malaysia dan 160 mahasiswa Indonesia sedang mengikuti program fakultas di tepi pantai Acheh dan mereka telah mendengar perintah agar meninggalkan pantai dengan segera. Mereka merasakan goncangan gempa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahasiswa Malaysia diimbau mengikuti SOP penyelamatan bila terjadi gempa susulan.ย "Pihak Jabatan Penuntut Malaysia sedang memantau keadaan para pelajar Malaysia. Dan Kedutaan Besar danย Dan Kedutaan Besar dan Pejabat Konsol Medan juga dalam keadaan berjaga-jaga untuk membantu para pelajar Malaysia sekiranya keadaan semakin buruk," demikian pengumuman yang tertulis.
(nrl/anw)











































