"Kita sudah kontak yang di sana (Meulaboh) dengan radio komunikasi, di sana kondisinya baik-baik saja, tidak apa-apa," ujar Kabag Humas Pemda Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Hamid Zein saat dihubungi detikcom, Minggu (9/5/2010) pukul 14.45 WIB.
Zein menjelaskan, telepon biasa maupun telepon seluler menuju Meulaboh belum bisa dilakukan karena jaringan rusak akibat gempa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peringatan akan terjadinya tsunami akibat gempa berkekuatan 7,2 SR pun telah dicabut. Warga Aceh pun diharapkan kembali tenang.
"Pengumuman tsunami sudah dicabut oleh Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar. Pengumuman disampaikan lewat radio-radio di Aceh," jelas Zein.
Pemda Aceh berharap pencabutan tersebut membuat warga Aceh yang masih trauma akibat tsunami menjadi tenang kembali.
"Kita imbau warga tetap di rumah, kondisi sudah aman, tsunami tidak terjadi," ujar Zein menirukan Wagub saat menyatakan pencabutan tsunami lewat beberapa stasiun radio setempat.
(her/anw)











































