"Gempanya cukup lama sekitar 3 menit. Warga langsung berlarian ke luar rumah. Gempanya terasa cukup kuat," kata Heri, warga Bireun, kepada detikcom, Minggu (9/5/2010).
Heri belum bisa memastikan apakah ada korban jiwa atau kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. "Saya belum sempat mengecek," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akibat gempa, Lhokseumawe mati lampu," kata Suyatnya.
(nal/nal)











































