Ledakan pertama terjadi pukul 05.30 Wita, di kompleks Yasmin Taman Indah No C9, Jalan Hertasning. Disusul ledakan kedua pada pukul 09.30 Wita, di Catering Surya Mandiri, di jalan Hertasning Raya, Makassar, Sabtu (8/5/2010).
Ledakan di kompleks Yasmin, menyebabkan tiga penghuni rumah menjadi korban luka bakar. Ketiganya yakni atas nama Mince (60 tahun), Nusa (35 tahun), dan Rina (19 tahun).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
diberi garis polisi. Tim Labfor Polda Sulselbar sudah mengamankan tabung elpiji 12 Kg dan satu kompor gas.
Sedangkan ledakan kedua, terjadi di rumah Nia. Nia salah satu pekerja Catering, sedang membuat kue kering. Sebelum ledakan terjadi, ia melihat api dari kompor gas melompat ke regulator tabung elpiji. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa ini. Padahal dapur Catering ini bersebelahan dengan SPBU Hertasning.
Menurut Alimuddin, pekerja sampah yang mangkal di samping SPBU, saat mendengar ledakan ia langsung masuk ke dapur dan menyiramkan pasir ke kompor dan tabung gas
yang menjadi sumber ledakan.
"Semua orang di sini panik, karena jarak rumah sangat
dekat dengan SPBU, jangan sampai api terlambat dipadamkan dan bertambah besar," ujar Alimuddin.
Sementara menurut Kapolsek Rappocini, AKP Haryadi, ledakan di dua tempat di Jalan Hertasning sudah dipastikan bersumber dari tabung gas elpiji yang bocor.
"Kami menghimbau masyarakat agar selalu waspada, apalagi kalangan ibu-ibu, terkait maraknya ledakan tabung gas di Makassar," pungkas Haryadi.
Dalam kurun waktu April hingga pertengahan bulan Mei ini, tujuh peristiwa ledakan yang disebabkan tabung gas elpiji terjadi di Makassar. Terkait maraknya ledakan yang
disebabkan oleh salah satu produk Pertamina ini, pihak Pertamina belum mengambil sikap antisipasi.
(mna/gus)











































