Tim AM Pastikan Tak Ada Intervensi dan Intimidasi

Jelang Kongres II PD

Tim AM Pastikan Tak Ada Intervensi dan Intimidasi

- detikNews
Sabtu, 08 Mei 2010 09:57 WIB
Tim AM Pastikan Tak Ada Intervensi dan Intimidasi
Jakarta - Isu dukungan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Andi Mallarangeng (AM) merupakan 'amunisi' bertarung dalam kontestasi Ketum DPP PD 2010-2015. Di sisi lain isu itu bisa menjadi beban bagi AM bila akhirnya benar-benar menang mutlak dalam ajang pemilihan kelak.

"Biar pun nanti AM terpilih secara jujur dan adil, bisa saja muncul suara miring yang menuding kemenangan AM karena peran 'the invisible hand'. Ini akan menjadi beban bagi kepemimpinan AM nanti," khawatir seorang ketua DPC PD yang mendukung AM kepada detikcom, Jumat (7/5/2010).

Rasa khawatir pendukung itu ditepis oleh Hasyim Arsal Alhabsi, koordinator Timses AM untuk Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Dia memastikan pihak AM mendorong proses pemilihan pengganti Hadi Utomo berlangsung jujur dan adil tanpa intervensi dalam bentuk apa pun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak akan ada intimidasi dari siapa pun kepada siapa pun. Maka tidak akan ada beban apa pun bagi kepengurusan AM," ujarnya.

Politisi yang pernah berkarier di Lion Air itu menegaskan, AM tidak semata-mata menggantungkan keberuntungan dari dukungan SBY yang merupakan Ketua Dewan Pembina PD sekaligus panutan seluruh kader PD. Timses AM selama ini giat mensosialisasikan visi dan misi AM membesarkan PD kepada DPC dan DPD dengan bertandang langsung ke daerah-daerah.

"Kita menggelar diskusi baik dalam lingkup besar dan kecil tentang arah dan masa depan PD. Tidak ada kami memaksa agar memilih siapa dan jangan pilih siapa," sambung Hasyim.

Menurutnya, safari AM memperlihatkan hasil positif. Makin banyak saja DPD dan DPC yang sebelumnya tidak tahu harus memilih calon ketum yang mana akhirnya menyatakan dukungannya setelah menyimak proposal AM yang dinilai paling masuk akal dan praktis.

"Kami mau semua bersaing sehat, tidak menarik-narik suara agar ke situ dan ke sana. Sehingga hasil kongres bisa kita terima dengan senyuman," pungkas pria berkacamata ini.

(lh/nwk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads