Dari 615 kursi yang diperebutkan, Partai Konservatif mendapatkan 290 kursi. Padahal butuh 326 kursi untuk memimpin Parlemen. Meski demikian, pimpinan partai Konservatif David Cameron berani mengatakan keunggulannya atas Partai Buruh.
"Partai Buruh sudah kehilangan mandat untuk menjalankan pemerintahan di Inggris," kata Cameron seperti dilansir Reuters, Jumat (7/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perkembangan terakhir, Brown telah meminta Sekretaris Kabinet untuk memberikan dukungan penuh kepada semua partai politik yang ingin terlibat dalam pembicaraan koalisi. "Kami akan mengambil semua langkah untuk memastikan Inggris punya pemerintahan yang kuat dan stabil," kata Brown.
'Parlemen menggantung' di Inggris ditanggapi negatif para pelaku ekonomi, termasuk pasar saham. Masyarakat Inggris pun menunggu kemana arah koalisi akan bergulir.
Inggris selama ini tidak punya banyak pengalaman koalisi jika dibanding negara Uni Eropa lainnya. Kebingungan ini juga ditambah lagi dengan kasus gagalnya ratusan pemilih untuk memberikan suara karena tempat pemungutan suara terlanjur ditutup.
(fay/ken)











































