"Polisi harus berani mengungkap siapa pun orang itu. Karena ini kan negara hukum," kata Mischa kepada detikcom, Jumat (7/5/2010).
Mischa mengaku tidak takut menghadapi pria yang mengaku pejabat dan telah memaki-makinya di depan publik saat serempetan pada 27 April 2010 lalu.
"Saya tidak takut karena berpegang pada keadilan dan kebenaran. Kita sebagai rakyat Indonesia berhak mengadukan haknya apalagi dicaci maki begitu. Saya juga akan lepas embel-embel saya. Tidak ada urusan dia orang 'kuat' atau tidak, saya akan kejar. Kelakukannya tidak pantas memaki perempuan di depan umum," papar Mischa yang tengah jatuh sakit ini.
Mischa Moein melaporkan peristiwa serempetan dengan penumpang Lexus B 1820 BH itu ke Polda Metro Jaya pada 27 April 2010. Mischa mengaku terhina karena dicaci maki oleh pria yang mengaku sebagai pejabat itu.
Senin 3 Mei 2010, Mischa dimintai keterangan oleh penyidik. Namun, hingga kini, pemilik Lexus tersebut belum dipanggil polisi. Disebut-sebut pemilik Lexus itu adalah anggota DPR.
(aan/ndr)











































