Dalam jumpa pers di kantor pusat JAT di Cemani, Grogol, Sukoharjo, Jumat (7/5/2010), Ba'asyir mengaku sering bertandang dan bahkan menginap karena rumah tersebut adalah kantor resmi JAT Wilayah Jakarta.
"Itu kantor resmi kami (JAT) untuk wilayah Jakarta. Saya sering datang dan bahkan menginap di salah satu ruangan di rumah tersebut jika sedang berdakwah di Jakarta, Jawa Barat atau Banten," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka adalah Sholeh (warga Garut, penjaga rumah), Andriansyah (warga Jakarta, staf kantor), Agus (warga Jakarta, tamu), Yanto Fadhilah (staf bagian dakwah JAT Jakarta), dan Mahali (warga Ciamis, tamu).
Jika memang polisi mengaku menangkap tujuh orang dalam kejadian itu, Ba'asyir mengaku tidak mengetahui identitas dua orang yang lainnya. "Laporan yang kami terima saat kejadian hanya lima orang yang di dalam kantor. Mereka tidak diketahui keberadannya setelah aksi penculikan itu. Dua orang lainnya yang diculik kami tidak mengetahui," ujarnya.
(mbr/mad)











































