Polisi Bekuk Komplotan Perampok Bus Fajar Utama

Polisi Bekuk Komplotan Perampok Bus Fajar Utama

- detikNews
Jumat, 07 Mei 2010 11:21 WIB
Jakarta - Aparat Kepolisian Sektor Kelapa Gading menangkap komplotan perampok bus. 12 Tersangka diamanakan berikut barang bukti 1 unit bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Fajar Utama.

"Pelakunya 12 orang sudah diamankan oleh Polsek Kelapa Gading," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (7/5/2010).

Sementara itu, Kapolsek Kelapa Gading Kompol Doni Adityawarman mengatakan, belasan perampok ini diduga sering melakukan aksi yang sama. "Karena kita ada terima laporan dari perusahaan bus di Jakarta Timur yang mengaku kehilangan bus," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku juga diduga merupakan satu komplotan dengan perampokan bus karyawan di Bogor beberapa bulan lalu. "Bisa jadi, karena dari keterangan 1 tersangka pemetik, ada yang sudah pernah melakukan 6 kali dengan orang lain," kata Doni.

Perampokan bus itu sendiri terjadi di Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 5 Mei 2010 malam. Saat itu, bus Fajar Utama sedang melintas di jalan tersebut, lalu dihentikan oleh 3 tersangka pemetik sambil mengancam dengan golok.

"Sopir dan kernet bus tersebut dibuang di Jatiwaringin, Bekasi," ungkap dia.

Setelah itu, bus tersebut dibawa ke bengkel di kawasan Ciputat, Jakarta Selatan. "Di situ, pelaku mengganti tampilan bus dengan mengecat ulang bus tersebut," tukasnya.

Sementara sopir dan kernet melapor polisi usai dirampok. Berdasarkan laporan tersebut, keesokan harinya, bus tersebut berhasil ditemukan di sebuah bengkel di Ciputat dengan kondisi sudah berubah catnya.

"Di situ kita amankan 8 pekerja di bengkel tersebut," katanya.

Dari keterangan mereka, diperoleh informasi 3 orang pemetik. Satu tersangka pemetik berhasil dicokok hari itu juga di kasawan Jakarta.

Dari tersangka pemetik itu, diperoleh keterangan bahwa bus tersebut merupakan pesanan dari Sugiri, pengusaha bus asal Kendal, Jawa Tengah. "Dia penadahnya." Katanya.

Melalui tersangka pemetik, polisi memancing Sugiri untuk datang ke Jakarta. Sugiri kemudian datang ke Jakarta dengan menggunakan pesawat untuk mengambil bus tersebut.

"Dia sudah menyiapkan plat nomor Kendal dan STNK agar di jalan aman," imbuhnya.

Polisi kemudian menangkan Sugiri. Selain itu, polisi juga menangkap 2 pelaku pemetik lainnya di kawasan Cibububr, Jakarta Timur, pagi tadi.

Polisi kini masih mengembangkan kasus tersebut guna menangkap pelaku lainnya. Sementara para tersangka kini ditahan di Polsek Kelapa Gading. Mereka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.


(mei/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads