Penghuni Pernah Dirikan Kampus, Tapi Tidak Laku

7 Orang Diduga Teroris Ditangkap

Penghuni Pernah Dirikan Kampus, Tapi Tidak Laku

- detikNews
Jumat, 07 Mei 2010 09:48 WIB
Jakarta - 7 Orang diduga teroris yang ditangkap di Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pernah mendirikan kampus. Namun, kampus itu ditutup karena tidak ada yang mendaftar.

"Yang tinggal di situ beberapa orang. Mereka kayak bikin majelis sendiri. Mereka juga dulu pernah bikin kampus tetapi tidak laku karena mungkin tidak ada yang daftar," kata Ketua RT 07 RW 03 Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Mochtar Saleh.

Hal ini disampaikan Mochtar di lokasi penggerebekan teroris di Jalan Warga nomor 65 RT 07 Rw 03, Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Jumat (7/5/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mochtar mengatakan, kampus tersebut didirikan di kontrakan milik Harfiet. "Nama kampusnya sama dengan nama pengajiannya jamaah Ansharutย  Tauhid. Dibukanya saya lupa, sudah lama," ujar Mochtar yang juga pensiunan polisi ini.

Polisi menggerebek 7 orang yang diduga teroris pada Kamis 6 Mei 2010 malam. Para pelaku yang ditangkap ini telah mengontrak di rumah itu selama 1 tahun. Mereka telah diintai selama 3 bulan, hingga kemudian akhirnya disergap.

Para pelaku yang ditangkap ini diduga terkait dengan jaringan Dulmatin yang ditembak mati Densus 88 beberapa waktu lalu di Pamulang, Tangerang.
(aan/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads