Gubernur Didesak Putuskan Kontrak Palyja dan AETRA

Krisis Air Jakarta

Gubernur Didesak Putuskan Kontrak Palyja dan AETRA

- detikNews
Jumat, 07 Mei 2010 06:56 WIB
Gubernur Didesak Putuskan Kontrak Palyja dan AETRA
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, didesak agar segera memutuskan kontrak pada 2 operator penyedia air bersih di Jakarta, PT Aetra Air Jakarta dan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja). Kedua perusahaan ini dinilai tidak mampu memenuhi isi kontraknya.

"Masalahnya selalu seperti ini. kalau bukan air kotor, air tidak mengalir. Ini kan tidak profesional," ujar Ketua Forum Warga Jakarta, Azas Tigor Nainggolan kepada detikcom, Kamis (6/5/2010) malam.

Tigor menjelaskan walaupun terikat kontrak dengan dua perusahaan itu, namun Pemprov tidak salah jika memutuskan kontrak penyediaan air bersih. Alasannya jelas, kedua perusahaan ini sudah tidak mampu lagi menyediakan air bersih bagi warga Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Air kan vital. Kontrak bisa diputus jika salah satu pihak tidak mampu memenuhi kontraknya," tegas pria plontos ini.

Tigor pun meminta agar Direktur PAM Jaya Haryadi Priyo Utomo segera diganti. "Gubernur juga harus ganti Direktur PAM. masih banyak orang yang lebih baik," pungkasnya.

(rdf/fiq)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads