Desakan itu disampaikan ribuan pendukung Brahma-Wijaya di DPRD dan KPUD Bangli, Kamis (6/5/2010). Pendukung Brahma-Wijaya menuntut pemilihan ulang karena menemukan banyak kecurangan dan intimidasi di sejumlah TPS Kintamani.
"Kita menuntut dilakukan pencobolosan ulang di sejumlah TPS yang terindikasi ada kecurangan," kata Koordinator Aksi IB Santosa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bila tidak ada kecurangan kami mestinya menang dengan selisih suara 4 ribu suara," katanya.
Aksi ini mendapatkan penjagaan ketat dari aparat keamanan di bawah komando Kapolres Bangli AKBP Ramdani Hidayat. Polisi membuat brikade di pintu masuk DPRD Bangli.
Massa melanjutkan aksi ke KPUD Bangli. Mereka menuntut KPUD Bangli melakukan pencoblosan ulang di sejumlah TPS di Kintamani. Ketua KPUD Bangli Dewa Agung Lidartawan berjanji menegakkan demokrasi seadil-adilnya.
"Saya akan menegakkan demokrasi dan bertindak tegas," katanya.
Di Kabupaten Bangli terdapat lima paket. Paket PDIP, yaitu Gita unggul tipis dengan meraup 37,2 persen suaraย atas paket Brahma-Wijaya yang mendapatkan 34,8 persen. Sedangkan perolehan suara tiga paket lainnya jauh terpaut dari dua paket tersebut.
Tuntutan pilkada ulang juga terjadi di Kabupaten Tabanan. Paket Sukarno yang diusung Partai Golkar mendesak pemilihan ulang setelah kalah tipis dari paket PDIP Eka-Jaya.
(gds/rdf)











































