Seorang pembantu rumah tangga menyambut kedatangan detikcom di rumah beralamat di Kompleks Polri, Jl Siaga Raya B1, Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (6/5/2010). Sayang tidak banyak informasi yang bisa diberikan perempuan yang menolak menyebutkan namanya itu.
"Bapak keluar rumah sejak jam 12.00 WIB tadi. Ibu belum pulang, kan kerja. Nanti malam pasti pulang kemari, lha wong rumahnya cuma ini," ujarnya.
Pantauan detikcom ukuran luas lahan rumah Pambudi kurang lebih 100 meter persegi. Rumah bergaya minimalis itu terdiri dari dua lantai dan didominasi warna broken white dengan ornamen batu alam sebagai pemanis di bagian pilar dan balkon.
Sebuah SUV warna perak terparkir di carport dalam kondisi tertutup selimut mobil. Sementara pintu yang menghadap balkon di lantai dua nampak terbuka yang menandakan rumah tersebut sedang tidak dalam kondisi kosong.
Rumah dengan pagar hitam setinggi perut ini terletak di depan Masjid Al Furqon di komplek tersebut. Sementara suasana lingkungan komplek itu juga terhitung sepi.
Berdasar pengakuan Kompol Arafat Enanie dalam sidang kode etik Mabes Polri (5/5), Kombes Pol Pambudi Pamungkas dinyatakan menerima uang suap senilai US$ 100 ribu dari Haposan Hutagalung. Pada saat itu Pambudi menjabat Kanit III Direktorat II Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri dan menangani kasus mafia pajak senilai Rp 28 milyar dengan tersangka Gayus Tambunan.
"Haposan menyebut telah menyerahkan uang US$ 50 ribu. Dia sebut uangnya kurang, akhirnya dia memberi Kombes Pol Pambudi US$ 100 ribu," kata Kompol Arafat.
(lh/fay)










































