Bayi 9 Bulan Luka Parah di Kepala

Tembok Roboh di Cengkareng

Bayi 9 Bulan Luka Parah di Kepala

- detikNews
Kamis, 06 Mei 2010 17:27 WIB
Bayi 9 Bulan Luka Parah di Kepala
Jakarta - Tidak hanya orang dewasa, bayi umur sembilan bulan turut menjadi korban runtuhnya tembok di Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Bayi bernama Salma itu dibawa ke RSUD Cengkareng.

Menurut salah satu saksi mata, Iyan, saat tembok setinggi dua meter roboh, Salma sedang disusui oleh ibunya, Yuli (40), yang sedang jualan mpek-mpek.

"Saat kejadian, Yuli sedang jualan mpek-mpek sambil menyusui anaknya. Yuli dan Salma luka parah di bagian kepala," ujar Iyan di lokasi kejadian, Kamis (6/5/2010).

Sementara untuk Iwan, korban tewas, sebelum tembok roboh sedang membeli burung. Posisi Iwan saat sedang membeli burung menghadap tembok.

"Karena mungkin tidak dapat menghindari, maka dia langsung tertimpa dan tewas," kata Iyan.

Ketua RW 06 Cengkareng Timur Nurjani mengatakan, pihaknya bingung meminta pertanggung jawaban atas insiden itu. Sebab lahan di tembok merupakan lahan sengketa.

Menurut Nurjani, tembok yang rubuh adalah tembok yang membatasi antara rumah warga dengan lahan yang luasnya 2 hektar. Hingga kini lahan itu menjadi sengketa.

"Tapi saya tidak tahu sengketanya sama siapa. Pemiliknya dulu Darwis, warga Tionghoa," ungkap Nurjani.

Nurjani menambahkan, sejak tahun 1980 tembok tidak pernah dipugar dan kondisinya sudah retak-retak.

Pantauan detikcom, petugas pemadam kebakaran membantu evakuasi sisa-sisa tembok yang roboh karena ada dua motor yang tertimpa. Ratusan warga ramai berkumpul di lokasi kejadian.

Tembok setinggi 2 meter di perumahan padat Jalan AMD, RT 7 RW 6 Cengkareng Timur, Jakarta Barat, roboh. Dua orang luka parah termasuk satu bayi dan satu orang tewas di tempat.

(nik/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads