SBY: Protokoler Negara Harus Baik Agar Tak Memalukan

SBY: Protokoler Negara Harus Baik Agar Tak Memalukan

- detikNews
Kamis, 06 Mei 2010 12:06 WIB
Jakarta - Presiden SBY dan beberapa menteri menggelar rapat kabinet terbatas yang diperluas untuk membahas RUU Protokoler.

"Kita juga bangga dalam acara kenegaraan, detik-detik Proklamasi Kemerdekaan, apabila berjalan dengan baik maka rakyat akan merasa senang. Kalau kita asal-asalan, ya terus terang embarassing. Kok kacau, nggak lazim," demikian sambutan  SBY dalam kegiatan yang digelar di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (5/5/2010).

Rapat ini dihadiri Wapres Boediono, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi,  Kepala BIN Sutanto, Jaksa Agung Hendarman Supandji, dan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Protokoler yang baik itu, imbuhnya, diperlukan juga untuk kegiatan kenegaraan yang bersifat internasional. Untuk itu, ada 3 rujukan untuk menyusun RUU Protokol ini, yaitu, budaya bangsa, tata cara yang berlaku pada masyarakat internasional, dan menjaga apa yang telah berlaku di dunia internasional sejak era Presiden Soekarno.

"Akan ada kepastian dalam kegiatan keprotokolan baik di dalam maupun di luar negeri. Agar masyarakat dunia tetap hormat dan respek," jelasnya.

"Saya, Wapres dan semua, tunduk pada aturan keprotokolan itu. Kalau tidak, nanti di depan TV tidak bagus kalau semuanya sendiri-sendiri," tutur SBY.

(nwk/nrl)


Berita Terkait