Itjen PAS Selidiki Pembiaran Kaburnya 18 Napi di Jayapura

Itjen PAS Selidiki Pembiaran Kaburnya 18 Napi di Jayapura

- detikNews
Rabu, 05 Mei 2010 16:00 WIB
Jakarta - Inspektorat Jenderal (Itjen) Pemasyarakatan Kemenkum HAM mencium unsur pembiaran dalam insiden kaburnya 18 napi di lapas Kelas II Abepura, di Jayapura, Papua. Tim sudah diterjunkan ke lokasi.

"Sekarang inspektorat lagi turun. Masih kita selidiki," kata Dirjen PAS Untung Sugiyono saat dihubungi lewat telepon, Rabu (5/5/2010).

Menurut Untung, insiden itu terjadi saat serah terima jabatan Kalapas lama Antonius Ayorbaba ke Kalapas baru Liberthy Sitinjak. Antonius sebagai orang lama enggan melepaskan jabatannya sehingga menimbulkan perpecahan di tubuh lapas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi muncul pro dan kontra. Pelantikannya kan di kantor wilayah. Sehingga banyak yang ikut ke Jayapura dan mengurangi kekuatan di lapas," jelasnya.

Hingga saat ini, Untung belum bisa memastikan apakah ada sanksi yang diberikan kepada pengelola Lapas. Termasuk memeriksa Kalapas lama Antonius Ayorbaba.

"Kita tadinya mau jadikan Kepala LP Bengkulu. Tapi saya juga heran kenapa nggak mau," tutupnya.

Pada Senin 3 Mei lalu, sebanyak 18 napi kabur di lapas Kelas II Abepura, di Jayapura, Papua. Kejadian ini berlangsung selang beberapa jam setelah dilantiknya Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) baru di lapas tersebut.

Kepala Kanwil Hukum dan HAM Papua, Nasaruddin Burnas menduga ada proses pembiaran dari manajemen lama.

β€œSaya rasa pasti ada pembiaran dari beberapa pihak karena merasa sudah tidak bertanggung jawab lagi," kata Burnas saat dikonfirmasi.

(mad/lrn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads