Tolak Lelang Harta Karun, Keraton Kasepuhan Cirebon Surati Presiden

Tolak Lelang Harta Karun, Keraton Kasepuhan Cirebon Surati Presiden

- detikNews
Rabu, 05 Mei 2010 17:20 WIB
Tolak Lelang Harta Karun, Keraton Kasepuhan Cirebon Surati Presiden
Cirebon - Keraton Kasepuhan Cirebon menolak proses lelang ribuan artefak peninggalan kerajaan Cina abad ke-15. Bahkan Sultan Sepuh XIII almarhum Maulana Pakuningrat sempat mengirimkan surat resmi ke Presiden SBY.

Pihak keraton menyayangkan proses lelang harta karun tersebut dan meminta presiden untuk membatalkan lelang tersebut. Namun hingga hari ini belum ada surat balasan. Hanya saja pihak Keraton sudah didatangi perwakilan dari Departemen Kelautan dan Perikanan yang menyatakan lelang tersebut sah menurut undang-undang.

"Oleh karena itu, almarhum Gusti Sultan Sepuh 13 mengirim surat ke bapak Presiden untuk tidak melelang harta karun itu. Kalau bisa dimuseumkan saja," kata Raja Arief Natadiningrat, Sultan Sepuh XIIII kepada sejumlah Wartawan di Bangsal Keraton, Rabu (05/05/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak Keraton juga telah menyiapkan lahan seluas 1 hektar untuk dibangun museum agar warisan budaya bangsa ini dapat tetap dilestarikan dan tidak diperjual belikan ke pihak asing. Museum itu nantinya dinamakan museum bahari yang berguna bagi anak cucu kita yang ingin memperlajari sejarah bangsa.

"Sultan sepuh almarhum juga telah menyiapkan lahan kurang lebih satu hektar untuk dijadikan museum bahari.  Museum ini berguna bagi generasi penerus bangsa," ujar Arief yang baru dilantik sebagai pengganti tahta Sultan sepuh.

Dari sejarahnya, Syech Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Djati sempat menyunting putri asal Cina bernama Ong Tien. Putri Ong Tien yang berasal dari Dinasti Ming pada abad ke 15 ini sempat membawa ribuan benda bersejarah dari daerah asalnya untuk disimpan di kerajaan Cirebon. Namun dalam perjalanan, kapal tersebut karam sebelum sampai ke pelabuhan Cirebon. (djo/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini