Kombes Eko Budi Terima US$ 50.000 dari Haposan Lewat Brigjen Erizman

Sidang Kompol Arafat

Kombes Eko Budi Terima US$ 50.000 dari Haposan Lewat Brigjen Erizman

- detikNews
Rabu, 05 Mei 2010 14:41 WIB
Kombes Eko Budi Terima US$ 50.000 dari Haposan Lewat Brigjen Erizman
Jakarta - Kompol Arafat mengaku penyidik Kombes Pol Eko Budi Sampurno telah menerima uang dari pengacara Haposan Hutagalung. Uang itu dititipkan Haposan ke Direktur II Ekonomi Khusus Brigjen Pol Raja Erizman.

"Haposan bilang, sudahlah saya titip ke Pak Raja saja. Haposan mengatakan US$ 50.000 (sekitar Rp 455 juta) akan dititipkan ke Pak Raja," kata Arafat dalam sidang kode etik di Gedung Transnational Crime Centre Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Rabu (5/5/2010).

Arafat kemudian menceritakan pembukaan blokir rekening miliaran milik Gayus Tambunan dilakukan atas dasar surat P21 dari Kejaksaan. Haposan mengatakan setelah blokir dibuka, uang akan dibagi ke penyidik, jaksa, dan hakim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Arafat tak mengetahui pasti berapa dana yang akan diberikan Haposan. Arafat mengatakan, Haposan menghadap Eko Budi Sampurna dan menyerahkan uang ke Eko Budi di ruangan Unit III Bareskrim. Saat itu Arafat juga ada di dalam ruangan.

"Dia (Haposan) masuk ke ruangan sekitar Maghrib, tidak lama kemudian dia keluar ruangan," jelasnya.

Tak lama setelah keluar ruangan, Eko Budi mengatakan kepada Arafat bahwa tidak menerima uang dari Haposan. "Enak saja Haposan mau kasih kita Rp 50 juta. Kita punya harga diri. Fat, kamu jangan mau nanti dikasih. Jangan mau diterima ya," ujar Arafat menirukan ucapan Eko Budi saat itu.

Setelah mendengar ucapan Eko Budi, Arafat berinisiatif menghubungi Haposan untuk menanyakan kebenarannya. Haposan pun mengajaknya bertemu di Hotel Ambhara, Blok M. Dalam pertemuan itu Haposan mengatakan uang yang akan diberikannya bukan Rp 50 juta tapi US $ 50.000.

"Salah dia. Bukan Rp 50 juta tapi US $ 50.000. Nanti saya titipkan saja ke Pak Raja," ceritanya.

Tak lama Eko Budi mengatakan kepada Arafat, "Untung saja saya tak terima langsung dari Haposan. Untung saya terima dari Pak Raja." (gus/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini