Dalam akun resminya itu, Segaf juga mengaku siap bertanggung jawab atas insiden tersebut. "Saya tetap bertanggung jawab sebagai pemimpin," tulis Segaf.
Postingan itu ia tulis menanggapi tulisan salah seorang kawannya yang menilai insiden itu adalah kesalahan ajudan Segaf. "bpk tdk salah YANG SALAH itu ajudan dan pengawal yg TDK TAHU UU LaLin pdhl mrk dr Polri," tulis akun beridentitas @Rhesza.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih utk respon dan masukan rekan2 seputar kejadian hari ini. Jd pelajaran berharga utk saya & tim. Dgn tulus mohon maaf pd masy," tulis Segaf yang merupakan politisi dari PKS itu.
Dalam aturan Perda DKI Jakarta sudah dijelaskan kalau tidak ada pengecualian bagi siapa pun untuk masuk ke jalur khusus seperti TransJ dan jalur rel kereta api. Jika ada kecelakaan di dalam jalur khusus tersebut maka yang disalahkan adalah pengendara yang melanggar tersebut.
Mobil Mensos Salim Segaf ini tertangkap kamera menerobos masuk jalur TransJ koridor VI pagi itu. Padahal saat ini Polri tengah gencar melakukan sterilisasi jalur TransJ.
Mensos Salim Assegaf Aljufri pun meminta maaf kepada warga Jakarta karena perbuatannya membuat warga Jakarta tak nyaman.
(ape/asy)










































