"Sebaiknya para anggota dewan harus instropeksi diri dulu, apakah sudah bekerja maksimal atau belum. Soalnya begitu kabar itu berhembus, banyak yang nggak setuju dan justru mengkritisi," kata Ruhut kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/5/2010).
Jika anggota dewan tidak belajar dan mengabaikan saja kritik rakyatnya, Ruhut tidak menolak penilaian mendiang Gus Dur bahwa anggota dewan seperti anak Taman Kanak-Kanak (TK). Agar cap itu tidak melekat, anggota dewan harus menunjukkan prestasinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya bagaimana sikapnya soal rencana pembangunan gedung baru, Ruhut menjawab diplomatis. "Sebaiknya anggota DPR betul-betul bekerja secara profesional dulu dengan motto 3 S. Serasi, seimbang dan selaras. Kalau sudah begitu, pasti rakyat setuju," jelasnya.
(lia/fay)











































