Alter menegaskan dia adalah lelaki sejati yang berpenis dan bisa ejakulasi. Dia tidak memiliki organ perempuan seperti vagina dan rahim.
"(Vagina) Nggak ada. Rahim nggak ada," ujarnya pada wartawan saat ditemui di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Senin (4/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
seperti itu (punya kelenjar payudara)," kata Alter.
Munculnya payudara itu menganggu Alter sehingga dia memutuskan melakukan operasi rekonstruksi payudara (masektomi) di Kanada pada 2006. Pada 2009, keluar surat perubahan identitasnya dari perempuan menjadi lelaki, dari kantor Catatan Sipil Jayapura, Papua.
"Ya memang saya laki-laki. Memang saya laki-laki," tandasnya.
Alter dilaporkan orangtua Jane atas tuduhan pasal 266 KUHP tentang pemalsuan identitas dalam akta otentik, juncto pasal 263 KUHP dan pasal 378 KUHP tentang penipuan. Kasusnya kini sudah P21 (lengkap) dan berada di tangan jaksa.
Alter ditahan di Rutan Wanita Pondok Bambu sejak 30 April 2010. Sebelumnya dia ditahan di Kejati DKI Jakarta, karena pihak Rutan Cipinang tidak mau menerima Alter karena identitas jenis kelamin. Demikian juga Rutan Pondok Bambu, sebelum akhirnya menerima.
Jane, putri seorang CEO universitas swasta terkenal di Jakarta yang tunarungu, menggalang dukungan lewat Facebook atas kisahnya ini lewat "Gerakan Peduli Alter dan Jane". (mei/nrl)











































