"Saya sudah disidang di komite etik IDI 10 April lalu," kata dr Andreas saat dihubungi detikcom, Senin (4/5/2010) malam.
Menurut Andreas, IDI saat itu meminta kejelasan perihal diagnosanya terhadap sakit pikun yang diderita Nunun. Pria yang membuka praktek di kawasan Jakarta Barat ini mengklaim, IDI bisa menerima penjelasannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, Andreas juga sempat mengusulkan agar dilakukan diskusi ilmiah tentang penyakit yang diderita istri Adang Daradjatun ini. "Daripada kita beradu argumen di media. Lebih baik di forum diskusi ilmiah," tutupnya.
Nunun adalah saksi kunci kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior BI yang dimenangkan oleh Miranda S Goeltom. Ia berkali-kali mangkir saat dihadirkan ke pengadilan dengan alasan sakit pikun.
Hakim tidak langsung percaya. Oleh karena itu, KPK diminta membuat pemeriksaan ulang tentang penyakit Nunun dengan tim dokter lain.
(mad/fay)











































