Polisi & TNI AL Jaga Ketat Gudang Harta Karun di Pamulang

Polisi & TNI AL Jaga Ketat Gudang Harta Karun di Pamulang

- detikNews
Selasa, 04 Mei 2010 04:16 WIB
Polisi & TNI AL Jaga Ketat Gudang Harta Karun di Pamulang
Jakarta - Ada sekitar 271 ribu keping harta karun senilai Rp 720 miliar yang disimpan di Pamulang, Tangerang, Banten. Seperti barang berharga lainnya, harta karun tersebut saat ini dijaga ketat oleh pihak kepolisian dan TNI AL.

"Di panitia nasional kita ada KSAL dan Kapolri. Saya yakin keduanya juga ikut menangani masalah pengamanan," kata Pelaksana Tugas Direktur Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP) Sudirman Saad pada detikcom, Senin (3/5/2010) malam.

Sudirman enggan membeberkan berapa personel TNI AL dan Kepolisian yang berjaga di lokasi tersebut. Termasuk sistem pengamanan apa yang diterapkan supaya aman dari para pencuri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu wewenang mereka. Yang pasti ada cara-cara tersendiri," tambahnya.

Harta karun senilai Rp 720 miliar tersebut diangkut dari perairan Laut Jawa, utara Cirebon, oleh PT Paradigma Putra Sejahtera (PPS) bekerjasama dengan COSMIX Underwater Research Ltd (Cosmix). Pemburu harta karun dari Belgia, Luc Haymens, yang terlibat dalam proyek ini menyatakan, pihaknya perlu menyelam 22 ribu kali untuk mengangkut harta karun itu dari dasar laut dalam rentang waktu Februari 2004 hingga Oktober 2005.

Item yang dilego mencakup rubi, mutiara, perhiasan emas, batu kristal dari dinasti Fatimiyah, gelas dari Iran dan porselen indah kekaisaran Cina peninggalan sekitar tahun 976.

Rincian harta karun yang dilelang antara lain vas bunga terbesar dari Dinasti Liao (907-1125), barang-barang Yue Mise dari era Lima Dinasti (907-960) dengan warna hijau khusus untuk Kaisar. Selain itu ada juga 11.000 mutiara, 4.000 rubi, 400 safir merah dan lebih dari 2.200 batu akik. (mad/mpr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini