"Sampai sekarang (Senin malam) belum ada satu pun. Kalau tidak ada juga, lelang akan dibuka dan diumumkan tidak ada peminat. Nanti akan kita evaluasi," kata Pelaksana Tugas Direktur Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP) Sudirman Saad pada detikcom, Senin (3/5/2010) malam.
Menurut Sudirman, sejumlah hal yang akan dievaluasi adalah masalah biaya deposit. Aturan yang mengharuskan para peminat untuk membayar dana 20 persen dari total nilai harta dinilai cukup memberatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panitia lelang masih menunggu peminat serius yang mau mengikuti lelang harta karun hingga Selasa 4 Mei hari ini. Jika deposit sudah disetorkan, maka sang pembeli akan diantar ke tempat barang-barang berharga tersebut disimpan di kawasan Pamulang.
"Kita akan mengantar ke gudang untuk melihat langsung barang-barangnya," tambahnya.
Saat ditanya apakah ada pengusaha tertentu yang pernah menyatakan minatnya terhadap harta tersebut, Sudirman mengaku belum tahu. Sejumlah pihak yang menghubunginya baru berasal dari kalangan museum, universitas dan perusahaan-perusahaan.
"Ada kolektor di Hongkong, yang muncul nama individu. Tapi saya lupa namanya," tutup Sudirman.
Harta karun senilai Rp 720 miliar tersebut diangkut dari perairan Laut Jawa, utara Cirebon, oleh PT Paradigma Putra Sejahtera (PPS) bekerjasama dengan COSMIX Underwater Research Ltd (Cosmix). Pemburu harta karun dari Belgia, Luc Haymens, yang terlibat dalam proyek ini menyatakan, pihaknya perlu menyelam 22 ribu kali untuk mengangkut harta karun itu dari dasar laut dalam rentang waktu Februari 2004 hingga Oktober 2005.
Item yang dilego mencakup rubi, mutiara, perhiasan emas, batu kristal dari dinasti Fatimiyah, gelas dari Iran dan porselen indah kekaisaran Cina peninggalan sekitar tahun 976.
Rincian harta karun yang dilelang antara lain vas bunga terbesar dari Dinasti Liao (907-1125), barang-barang Yue Mise dari era Lima Dinasti (907-960) dengan warna hijau khusus untuk Kaisar. Selain itu ada juga 11.000 mutiara, 4.000 rubi, 400 safir merah dan lebih dari 2.200 batu akik.
(mad/mpr)











































