Daripada Urusi Gedung, DPR Sebaiknya Perbaiki Kinerja

Gedung Baru DPR Rp 1,8 T

Daripada Urusi Gedung, DPR Sebaiknya Perbaiki Kinerja

- detikNews
Senin, 03 Mei 2010 23:14 WIB
Jakarta - DPR kembali membuat kejutan. Setelah perdebatan panjang tentang Bank Century, kini DPR kembali dihebohkan dengan rencana pengajuan dana sebesar Rp 1,8 triliun untuk pembuatan gedung baru DPR mengantikan Gedung Nusantara I yang diklaim mengalami kemiringan.

"Saya melihat ada dua hal yang dapat menyulut perdebatan panjang tentang rencana pengajuan proposal Rp 1,8 triliun. Pertama, perdebatan mengenai anggaran, dan kedua perdebatan mengenai kondisi gedung," ujar pengamat Charta Politika Indonesia Arya Fernandes saat dihubungi detikcom, Senin (3/5/2010).

Arya memperkirakan perdebatan tentang ketepatan anggaran sebesar Rp 1,8 triliun tersebut akan dipicu melalui perbedaan tafsir mengenai desain anggaran antara anggota dewan dan persepsi negatif yang berkembang di masyarakat tentang kinerja anggota Dewan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lihat saja tak lama setelah bergulirnya isu itu, beberapa anggota Dewan telah menyatakan ketidaksetujuan dengan jumlah anggaran tersebut yang dianggap terlalu besar. Selain itu, pada tahap persepsi publik masyarakat cenderung tidak begitu setuju dengan jumlah anggaran yang sangat besar," tambah Arya.

Menurut Arya, pada tahap kedua, usulan DPR tersebut akan berhadapan dengan perdebatan tentang kondisi rill dari gedung tersebut. Terutama setelah Dinas Pekerjaan Umum tidak mengkonfirmasi kemiringan Gedung Nusantara tersebut.

"Saya kira validitas data yang disampaikan DPR dan rasionalitas anggaran akan memicu perdebatan panjang. Bila ini berlarut saya khawatir ini akan berpengaruh terhadap kinerja DPR. Kesannya DPR hanya "sibuk" pada fungsi pengawasan dan anggaran, dan melupakan fungsi legislasi," tutupnya.

(mpr/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads