Deklarasi Perang Melawan Korupsi dan Narkoba oleh ratusan santri ini dihadiri Ketua DPR Marzuki Ali di Pondok Pesantren Daarul Rahman pimpinan KH Syukron Ma'mun di Jalan Senopati Dalam II No 35, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (3/5/2010). Marzuki juga sempat menyematkan pin "Perang Melawan Korupsi dan Narkoba" pada perwakilan santri.
"Penggunaan narkoba di lingkungan anak sangat merusak, maka juga akan merusak mental bangsa. Deklarasi anak-anak ini merupakan tindakan yang mulia," kata Marzuki dalam sambutannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini upaya sistematis, entah dari mana mereka, masuk ke sekolah-sekolah, sehingga bisa membuat kecanduan," tegasnya.
Selain narkoba, budaya yang tidak kalah penting dalam merusak mental bangsa adalah korupsi. Oleh karenanya, Marzuki sepakat dengan deklarasi santri Ponpes Daarul Rahman untuk memerangi budaya korupsi secara moral ini.
"Apalagi korupsi sudah menjadi kebiasaan selama puluhan tahun belakangan ini, sehingga ini menjadi kebudayaan, ini harus diberantas sampai keakar-akarnya," pintanya seraya mengulang pernyataan Presiden SBY bahwa dunia pendidikan juga harus bisa mengajarkan pendidikan moral, tidak hanya ilmu dunia saja.
(zal/rdf)











































