"Kalau itu saya no comment. Kalau saya comment, saya tahu, ramai itu," kata Yunus Hussein di sela-sela diskusi 'UU KIP, Informasi yang Dikecualikan dan Dampaknya terhadap Kemerdekaan Pers' di Jakarta Media Centre (JMC) Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (3/5/2010).
Sebelumnya Indonesian Corruption Watch (ICW) mengaku memiliki data soal dugaan rekening tidak wajar milik jenderal bintang dua di kepolisian. ICW menyebut dana di rekening itu Rp 95 miliar, yang ada dalam 2 rekening masing-masing Rp 47 miliar dan Rp 48 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Ari/mok)










































