Pro Kontra Kehadiran Sri Mulyani di DPR

Paripurna APBN-P 2010

Pro Kontra Kehadiran Sri Mulyani di DPR

- detikNews
Senin, 03 Mei 2010 12:32 WIB
 Pro Kontra Kehadiran Sri Mulyani di DPR
Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berbeda suara soal kehadiran Menteri Keuangan Sri Mulyani di Gedung wakil rakyat. Sebagian berpendapat Sri Mulyani tidak patut mewakili pemerintah dalam rapat pengesahan APBN-P 2010. Namun sebagian lain memandang Sri Mulyani layak datang karena diundang.

"Kehadiran beliau merupakan bagian dari Tupoksi beliau," kata anggota Dewan dari Fraksi Golkar Michael Wattimena saat sidang paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/5/2010).

Senada dengan Michael, anggota DPR dari Fraksi Demokrat Ruhut Sitompul dengan suara lantang membela Sri Mulyani. "Mari kita hormati persumption of innocent. Negara kita adalah negara hukum, jangan sok," ujar Ruhut dengan nada ketus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbeda dengan Michael dan Ruhut, anggota DPR dari Fraksi Hanura Eric Wardhana mengatakan, kedatangan Sri Mulyani ke rapat paripurna DPR bukti inkonsistensi DPR.

"Sebelumnya, kita telah memutuskan bahwa ada yang salah dalam kasus Bank Century. Kami menyatakan keberatan dengan kehadiran beliau (Sri Mulyani)," kata Eric.

Pendapat Eric didukung oleh anggoata FPDIP Aria Bima dan Bambang Wuryanto. Menurut mereka, DPR harus segera memutuskan apakah yang mewakili pemerintah dalam sidang paripurna adalah Sri Mulyani atau Hatta Rajasa.

Hingga pukul 11.40 WIB, sidang diskors untuk lobi-lobi terkait masalah kedatangan Sri Mulyani tersebut.

(anw/yid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads