Situasi memanas ini diawali saat buruh terus berusaha mendekati barikade polisi yang berjaga-jaga di Istana, Jalan Medan Merdeka Utara, Sabtu (1/5/2010). Namun, niat buruh dihalang-halangi polisi yang dilengkapi tameng.
Polisi kemudian membalas dengan semprotan water cannon. Buruh yang basah kuyup terus melakukan perlawanan dengan melempari polisi dengan botol, kayu, dan barang-barang lain yang ditemukan di jalanan.
Polisi mempertahankan diri dengan tameng. Situasi sedikit mereda setelah masing-masing koordinator berusaha menenangkan massanya.
(aan/ken)











































