Panggung itu diangkut di truk besar. Posisinya dibuat melintang di Jalan Pahlawan, dekat kantor gubernur Jateng, Sabtu (1/5/2010). Praktis, satu lajur jalan tersebut dikuasai buruh.
Para pendemo berorasi bergantian. Mereka meminta pemerintah memahami kondisi dan memperbaiki kesejahteraan buruh. "Saatnya pemerintah memberi bukti," kata salah satu orator.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara massa FSBI-KASBI yang berunjuk rasa di depan kantor DPRD Jateng, telah membubarkan diri sekitar pukul 11.15 WIB setelah diterima beberapa anggota DPRD. Di Kawasan Tugu Muda, ratusan massa Front Perjuangan Rakyat (FPR) masih beraksi.
Aksi memperingati Hari Buruh Sedunia di Semarang, dilakukan secara bergelombang. Pada pukul 11.30 WIB, aktivis PMII juga berunjuk rasa di Bundaran Air Mancur, Jalan Pahlawan. Hingga saat ini, tercatat empat kelompok telah dan tengah menggelar aksi. (djo/djo)










































