Hal tersebut disampaikan Ketua DPP PKS, Agus Purnomo, dalam pembukaan Rakowil PKS se-Jateng dan DIY yang diadakan di Hotel Sahid Jaya Solo, Jumat (30/4/2010) malam.
Dikatakan oleh Agus, sejak awal telah disadari bahwa akan ada serangan balik dari pihak yang merasa dirugikan oleh sikap politik PKS dalam membongkar pelanggaran hukum yang terjadi terkait skandal Bank Century.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itulah yakin kasus itu sarat muatan politik maka para kader PKS lainnya tetap mendampingi dan menemani Misbakhun yang sedang dirudung masalah. "Nabi Muhammad bersabda, 'temanilah teman dalam kondisi dzalim maupun dizalimi'. Misbakhun saat ini sedang didzalimi," tegas Agus.
Agus juga mengatakan telah menasehati Misbakhun untuk tegar menghadapi cobaan. Sebagai seorang politisi, lanjutnya, Misbakhun harus menyadari sepenuhnya berbagai resiko yang harus dihadapi. Bahkan digambarkannya, bagi seorang politisi rentang waktu antara penjara dan istana tak lebih dari sehari.
"Semua pejuang politik pernah mengalami pahitnya penjara. Bung Karno juga pernah dipenjara, tapi setelahnya bisa tampil sebagai pahlawan. Mungkin hanya Jenderal Sudirman, pejuang bangsa ini yang belum pernah dipenjara. Itu karena beliau menempuh perjuangan di jakur militer, bukan politik," katanya.
Lebih lanjut, Agus mengatakan, posisi Misbakhun yang saat ini sedang ditahan tidak mempengaruhi kinerja Fraksi PKS di DPR. Dari 57 kursi yang diraih, kini F-PKS masih memiliki 56 anggota aktif setelah Misbakhun ditahan. 56 orang itu cukup mampu mengimbangi kerja-kerja padat di masing-masing komisi.
"Tidak ada masalah, sehingga tidak perlu dipersoalkan tentang posisinya. Saya secara pribadi akan terus mendukung Misbakhun. Jika ada kesempatan bertemu nanti saya hanya akan berpesan kepadanya bahwa Nabi Yusuf pun pernah dipenjara. Bahkan Nabi Yusuf malah bersyukur ketika dijebloskan ke penjara," lanjutnya.
(mbr/rdf)











































