"Saya minta masyarakat tidak melihat besarnya (ongkos), tetapi lihatlah fungsinya," kata M Romahurmuzi, anggota Badan Anggaran DPR, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/4/2010).
Menurut dia pengadaan gedung baru sangat DPR perlukan untuk mendukung kinerja mereka yang lebih efektif dan efisien. Terlebih masing-masing wakil rakyat nantinya akan memiliki 7 orang staf ahli.
"Karena itu kita perlu ruang kerja lebih luas," ujar Romi, panggilan akrab politisi dari FPPP ini.
Pernyataan kurang lebih sama, juga disampaikan Ketua Badan Anggara DPR Hari Azhar Azis yang ditemui secara terpisah. Selain untuk menunjang kinerja DPR, alasan utama membangun gedung kantor baru sebab kondisi konstruksi gedung Nusantara 1 yang saat ini digunakan dinilai rawan bagi keselamatan anggota DPR.
"Ini hasil penelitian Kementerian PU pada 2009. Beberapa lantai di atas lantai 12 beberapa ada yang retak akibat gempa, itu harus diperbaiki," ujar politisi dari FPG itu.
(lh/nrl)











































