Seleksi Anggota KPID Riau Diduga Bermasalah

Seleksi Anggota KPID Riau Diduga Bermasalah

- detikNews
Jumat, 30 Apr 2010 17:37 WIB
Pekanbaru - Seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau diduga penuh masalah. Ada peserta yang lulus, masih menjadi pengurus partai dan terkait kepemilikan daerah.

Dinas Komunikasi Informatika dan Pengolahan Data Elektrik (Dinas Infokom dan PDE) Provinsi Riau, baru saja mengumumkan daftar calon anggota KPID yang lolos seleksi administrasi. Dari 88 calon, pihak panitia meloloskan 60 yang di dalamnya ada anggota partai dan kepemilikan media.

Dua calon anggota KPID yang tidak lulus seleksi, Satria Batubara, menyebut, dia sudah memenuhi semua persyaratan sesuai dengan yang dibutuhkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita mempertanyakan transparansi pihak panitia dalam seleksi administrasi ini. Padahal kita juga tahu yang lolos seleksi ada anggota partai dan kepemilikan media," kata Satria.

Sesuai dengan aturan yang ada, kata Satria, para calon KPID tidak diperbolehkan dari pengurus partai atau anggota partai.

"Ini yang menjadi pertanyaan kita, kenapa orang-orang yang diloloskan justru ada yang dari partai," kata Satria kepada detikcom, Jumat (30/04/2010).

Sementara itu Ketua PWI Riau, Dheni Kurnia menyebut, seleksi calon anggota KPID Riau diduga tidak transparan. PWI Riau yang merekomendasi tiga wartawan, hanya dua yang lolos seleksi. Padahal dua wartawan lainnya persyaratannya juga sama dengan yang lulus seleksi.

"Ada tiga wartawan yang kita rekomendasi, dan semua persyaratannya waktu itu semuanya sama. Tapi kenapa hanya satu yang lolos. Ini jelas ada yang tidak beres di panitia," kata Dheni.

Dheni menduga keras, seleksi KPID ini berbau SARA. Orang-orang yang bukan kelahiran Riau seakan menjadi prioritas untuk digugurkan walau memenuhi persyaratan.

"Kita akan somasi panitia untuk transparansi dalam seleksi administrasi. Kami curiga seleksi ini tidak fair dan penuh dengan titipan pejabat," kata Dheni.

Sementara Kepala Dinas Infokum PDE, Indrawati, ketika dikonfirmasi wartawan membantah keras soal dugaan adanya sentimen ke daerahan.

"Tidak benar jika yang tidak lolos karena bukan kelahiran Riau. Mereka murni tidak lulus seleksi karena ada persyaratan administrasi yang tidak lengkap," kata Indrawati.

Soal ada anggota partai yang lolos, menurutnya, dia akan menyeleksi kembali pada uji kelayakan nanti.

"Kalau memang ada anggota partai yang lolos, nanti akan ada uji kelayakan pada tahap kedua nanti," katanya enteng.

Bagi Ketua PWI Riau, dengan lolosnya seleksi anggota partai yang diloloskan, menunjukan panitia sendiri sudah berlaku konyol.

"Seharusnya seleksi administrasi bagi calon yang anggota partai tidak diluluskan. Tapi kenapa panitia justru meloloskan dan anehnya baru akan ditinjau pada seleksi berikutnya. Ini jelas aneh," kata Dheni.

(cha/mok)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads