Pemilihan Duta Waria untuk Hukum & HAM Jalan Terus, Polisi Siaga

Seminar Waria Dibubarkan FPI

Pemilihan Duta Waria untuk Hukum & HAM Jalan Terus, Polisi Siaga

- detikNews
Jumat, 30 Apr 2010 16:51 WIB
 Pemilihan Duta Waria untuk Hukum & HAM Jalan Terus, Polisi Siaga
Depok - Seminar dan pemilihan Duta Waria untuk Hukum dan HAM tetap berjalan sesuai jadwal meski acara tersebut sempat dibubarkan oleh massa Front Pembela Islam (FPI). Puluhan polisi berjaga-jaga mengamankan acara yang disponsori Komnas HAM itu.

Acara pemilihan Duta Waria untuk Hukum dan HAM akan digelar di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Jumat (30/4/2010) malam nanti.

"Mereka akan mengancam akan menghabisi kami kalau tetap dilanjutkan. Kami akan terus karena kami merasa tidak ada yang salah. Ini bukan kontes bikini-bikinian, bukan kontes payudara, paha dan sejenisnya. Tetapi, ini pendidikan hukum dan HAM. Ini bagian dari program Komnas HAM," kata
Ketua Arus Pelangi, Budi Satria.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi mengatakan, komisioner Komnas HAM juga telah meminta jaminan perlindungan Kepolisian. "Sebab ini kan kegiatan legal," ujar Budi.

Dalam kesempatan itu, Budi menceritakan kedatangan belasan anggota FPI yang membubarkan acara seminar. "Mereka mengobrak-abrik, melempar gelas di ruang pelatihan. Mereka juga mencoba naik ke atas, ke ruang buat acara nanti malam yaitu pemilihan Duta Waria untuk Hukum dan HAM," kata Budi.

Menurut dia, tidak ada waria yang luka. "Tadi cuma dorong-dorongan dan dikejar. Mungkin ada yang trauma karena terjatuh," ujar Budi.

Pengamatan detikcom, sekitar 50 polisi tampak menggelar apel dan berbaris di lokasi. Tidak ada satu pun anggota FPI yang mengamuk sekitar pukul 10.15 WIB tadi.

Seminar dan pemilihan Duta Waria untuk Hukum dan HAM ini digelar sejak Kamis 29 April dan akan ditutup pada Sabtu besok. Acara ini dihadiri 30 orang waria dari seluruh Indonesia.

(aan/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait