Punya Reputasi Buruk, LPMP Provinsi Riau Penuh Oknum

Sarjana Cum Laude Jadi Tukang Pel

Punya Reputasi Buruk, LPMP Provinsi Riau Penuh Oknum

- detikNews
Jumat, 30 Apr 2010 14:51 WIB
Pekanbaru - Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Riau memang penuh masalah. Tidak hanya menempatkan Jack Lord PNS golongan III A sebagai cleaning service, tapi juga merakayasa kenaikan pangkat guru di Riau dan Kepulauan Riau.

LPMP merupakan perpanjangan tangan Departemen Pendidikan Nasional. Tugas utamanya mempermudah pengurusan kenaikan pangkat para guru di daerah, sehingga tidak perlu lagi ke Jakarta.
 
Tapi oknum LPMP Riau justru memanfaatkan tugas sebagai penyeleksi kenaikan pangkat guru dengan memanipulasi data. Praktek ini diungkap Kepala Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara (BKN), Pekanbaru, Dede Djunaedhy.

“Selama ini kita belum pernah menemukan kasus sebesar ini. Oknum di LPMP
Riau menipu dua ribuan guru untuk mendapatkan kenaikan pangkat. Akhirnya para guru harus menanggung resikonya,” kata Dede, Jumat (30/05/2010) kepada wartawan di Pekanbaru.

Sebagaimana diketahui, salah satu data yang oknum LPMP Riau rekayasa adalah karya tulis yang menjadi syarat kenaikan pangkat. Oknum memeras guru yang hendak naik golongan IVA ke IVB sekitar Rp 2,5 juta per orang untuk Riau dan Rp 5 juta per orang untuk Kepulauan Riau.

Setelah terbongkarnya kasus manipulasi data, akhirnya 1.571 SK kenaikan pangkat guru dibatalkan. Untuk mengungkap makelar kasus (markus) kenaikan pangkat itu, pihak BKN melaporkan kasus tersebut ke Polda Riau.

Sejauh ini kasus rekayasa karya tulis tersebut tengah disidik Polda Riau. Sejumlah pimpinan di LPMP Riau telah menjalani pemeriksaan terkait dugaan memanipulasi kenaikan pangkat para guru.

Menurut Direktur Sosio Audit Indonesia, Zakirman, kasus manipulasi kenaikan pangkat guru membuktinya bahwa LPMP Riau penuh oknum. Menurutnya kasus Jack Lord patut dicurigai adanya permainan oknum LPMP.

“Di instansi manapun, mana ada lagi golongan III A dijadikan cleaning service. Kita menduga Jack Lord merupakan korban permainan para oknum-oknum di LPMP itu. Sebaiknya masalah Jack Lord ini dibawa ke ranah hukum saja, agar ketahuan siapa oknumnya," kata Zakirman.

(cha/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini