"Kalau dilihat dari kerusakannya, paling sebesar bola atau kelapa. Ukuran di bawah 10 meter umumnya tidak terpantau," kata peneliti utama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin kepada detikcom, Jumat (30/4/2010).
Thomas mengatakan, meteor-meteor yang dapat terpantau biasanya berukuran besar. Petugas akan memberi peringatan bila ada meteor yang mengarah ke Bumi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Thomas belum bisa memastikan apakah benda yang jatuh di Duren Sawit itu benar-benar meteorit atau bukan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Lapan pusat untuk mengecek ke lokasi.
"Kalau polisi sudah memastikan kalau ada indikasi awal itu benda luar angkasa, kita akan cek ke sana," kata Thomas.
Ledakan di Duren Sawit menyebabkan tiga rumah rusak pada Kamis (29/4/2010) sekitar pukul 16.00 WIB. Bahkan salah satu rumah rusak berat, atap hingga lantai dua runtuh. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
(ken/nrl)











































